Title: Anak bos Pakuwon married...
wacky - July 7, 2007 05:46 PM (GMT)
SEJAK tiga bulan lalu, seluruh karyawan Pakuwon Group mempunyai "tugas" tambahan. Mereka harus merangkap sebagai panitia persiapan resepsi pernikahan Eiffel Tedja. Dia adalah anak sulung pasangan Alexander Tedja dan Melinda Tedja, bos Pakuwon Group.
Tugas itu cukup berat. Sebab, tenggat waktu untuk persiapan sangat singkat. Hal tersebut tak lepas dari keputusan Eiffel untuk segera mempersunting Imelda. Sejak berkenalan dan berpacaran sejak setahun lalu, keputusan menikah itu pun datang.
"Menurut kepercayaan orang Tionghoa, tanggal 9 (besok, Red) adalah hari baik bagi pernikahan mereka," ujar Sutandi Purnomosidi, marketing director Pakuwon Group.
Tak ayal, seluruh karyawan Pakuwon Group bergegas membentuk kepanitiaan. Dipimpin Alamsyah Jo, director Pakuwon Golf & Family Club, langkah pertama mereka adalah menyiapkan undangan, menjamu tamu, serta mempersiapkan venue resepsi pernikahan.
Resepsi pernikahan tersebut memang bukan sekadar resepsi biasa. Daftar undangan membuktikan hal itu. Tak kurang dari empat ribu orang positif masuk list. Sebanyak 350 orang di antaranya adalah tamu VIP yang terdiri atas berbagai pejabat tingkat nasional hingga kota . Tentu, tak luput para pengusaha, politisi, hingga socialite dari Jakarta dan luar negeri.
Untuk menyiapkan undangan, Alamsyah dan Sutandi harus jeli serta cekatan menentukan siapa saja yang bakal hadir dalam resepsi sebesar itu. Mereka mengaku cukup kesulitan. "Sangat banyak yang harus di-list. Untuk urusan itu saja, butuh waktu tiga bulan, bahkan hingga sekarang (kemarin, Red)," ujar Sutandi.
Undangan yang dibagikan cukup indah. Kertas undangan tersebut dibuat dari beludru warga burgundy dan emas. Undangan VIP lain lagi. Bentuknya kotak berisi undangan dan cokelat. Kotak itu dibalut kain beludru burgundy dan gold.
Saking banyaknya undangan, panitia pun harus membagi-bagi venue. Ada yang diundang untuk misa keluarga hingga midodareni. Ada pula yang datang dalam misa pernikahan. Besok, misa pernikahan dilakukan di Gereja St Yakobus, CitraRaya. Pada misa tersebut, undangan yang hadir juga dipilih secara khusus. Menurut Sutandi, jika tak dibagi-bagi seperti itu, Hotel Sheraton pun tak cukup menampung seluruh undangan. "Rencananya memakai Imperial Ballroom. Namun, sejak setahun lalu, pada 9 Juni sudah ada yang booking. Jadi kami mengalah. Kami juga sempat berpikir untuk diselenggarakan di padang golf. Namun, pertimbangan eksklusivitas, kami memilih Sheraton," jelasnya.
Saking banyaknya undangan, mengosongkan sekitar 280 kamar Hotel Sheraton untuk tamu menginap pun belum cukup. Panitia pun memutuskan mem-booking tiga hotel lain. Hyatt Regency di-booking 80 kamar, JW Marriott sudah dipesan 130 kamar, serta Hotel Majapahit sekitar 55 kamar. Kamar-kamar itu khusus untuk tamu VIP dan keluarga.
Pelayanan untuk tamu tak cukup berhenti di situ. Untuk semua tamu dari luar kota atau luar negeri yang datang melalui Bandara Juanda, panitia menyiapkan armada antar-jemput khusus. Mereka juga menyiapkan counter penyambutan di depan terminal kedatangan domestik dan luar negeri.
"Sudah 15 bus, beberapa Mercedes, Toyota Alphard, dan mobil-mobil lain. Untuk pengantin, sudah disiapkan Rolls Royce limusin hitam," kata Sutandi.
"Pusat" acara di Ballroom Hotel Sheraton yang berkapasitas hanya 500 orang tidak akan cukup menampung undangan. Karena itu, seluruh venue Hotel Sheraton di-setting menjadi lokasi acara.
Kawi Lounge, Ballroom, Pool, Pre-function, hingga Bromo Cafe disulap menjadi venue. Bahkan, tempat para undangan turun dari mobil (sekitar mini-circle depan Coffee Bean) sudah didekorasi dengan tenda khusus. "Sejak turun dari mobil, suasana pesta harus terasa," tegas Alamsyah.
Sambutan nuansa warna burgundy dan emas bisa dinikmati sejak di pintu masuk. Dua warna tersebut merupakan warna favorit Eiffel dan Imelda. Karena itu, seluruh dekorasi ruangan akan didominasi warna burgundy dan emas.
Pada hari bahagia tersebut, para mempelai memilih tema Spanish Garden . Bangunan-bangunan khas Catalan pun menjadi atmosfer pesta. Suasana Spanyol juga terasa kental berkat kehadiran puluhan penerima tamu serta pendamping pengantin yang berbusana khas penari Spanyol.
Ratusan ribu tangkai bunga diimpor dari luar negeri. Untuk resepsi pernikahan tersebut, Alamsyah mengaku harus mendatangkan beberapa jenis bunga impor untuk menciptakan kesan garden. Bunga-bunga itu adalah Casablanca, Holland Rose, Ecuador Rose, Tulip, Brasica, Hydrangea, Cybidium Orchid, Babys Breath, Snap Dragon, Molucella, hingga Similac. "Mawarnya saja habis sekitar 200 ribu. Itu belum jumlah bunga lain yang tak mungkin dihitung secara keseluruhan," ungkapnya.
Tentu, soal makanan, panitia juga menyiapkan aneka hidangan lezat mulai kampung sendiri sampai luar negeri. Menu Italia, Mandarin , Korea , hingga masakan tradisional telah siap disantap. Panitia juga menyiapkan lebih dari 300 kilogram es krim Gellato yang beraroma khas Italia. Menu itu di-support enam catering ternama di kota ini.
Resepsi tentu harus diimbangi suguhan acara yang apik. Dalam hal ini, Melinda Tedja, ibu Eiffel, ikut merancang acara. Sejumlah artis disiapkan tampil. Pernikahan itu dipandu Artika Sari Devi dan Dado Parus. Hiburan musik akan diisi Twilight Orchestra yang lagunya akan dinyanyikan Ruth Sahanaya dan Harvey Malaiholo.
Untuk persiapan yang tersebut, panitia yang seluruhnya dari Pakuwon Group dan The Wedding Organizer sudah bekerja maksimal. Namun, tidak jarang mereka mengalami kesulitan. "Jumlah (pernik-pernik pesta) yang kami minta memang sangat besar. Kami pun sulit mencari silent genset. Padahal, kami butuh 10 genset. Untuk standing AC, kami butuh 30 unit. Itu pun sulit dicari," jelas Sutandi.
Demi keamanan dan kenyamanan, panitia menyiapkan 900 space parkir di Plaza Tunjungan, delapan giant screen yang akan dipasang di beberapa titik, dan lebih dari 300 personel keamanan.
Soal pernikahan itu, ketika dihubungi Jawa Pos, Eiffel berkomentar singkat. "Saya merasa mantap," katanya. Sebab, dia merasa sudah kenal dan berpacaran selama satu tahun dengan belahan jiwanya. Lebih lanjut, Eiffel memilih untuk tak bercerita banyak.
Yang terang, ribuan undangan yang hadir pasti mengirimkan satu doa, agar pernikahan itu berjalan langgeng hingga akhir hayat para mempelai. (*)
wacky - July 7, 2007 05:47 PM (GMT)
Ini gw dapet dari email sih, tapi seharus nya di dapet dari Jawa Pos nih berita..
Ck ck ck, pernikahan yang sangat mewah...
HBK189 - July 7, 2007 06:23 PM (GMT)
panjang bro, bacanya aja males, mau komen jg bihun mau komen apa :mikir:
tp karena topiknya soal merit ya udah deh gw ucapin selamat ber honey moon aja, jangan lupa makan2 nya ya :-"
ivangun - July 7, 2007 09:14 PM (GMT)
bos pakuwon ngawinin anaknya ya wajarlah super heboh gitu :ngakak:
terus focus pembicaraannya apa nih weks :qmark:
wacky - July 8, 2007 01:26 AM (GMT)
Topik nya cuma ngomongin meriah nya pesta mereka =))
bambang_trilaksana - July 8, 2007 02:01 AM (GMT)
loh berita koq di post =))
avinchandra - July 8, 2007 04:04 AM (GMT)
Dodol News Inpotainmet :hihi:
hoax bkn ya ???
Gutlak deh, hepi belah duren :hihi:
Jangan sampe 1 bulan cerei =))
wacky - July 8, 2007 05:39 AM (GMT)
Yah siapa tau nggak ada yang baca koran Jawa Pos, ini gw juga cuma copy paste dari email kok =))
HBK189 - July 8, 2007 01:49 PM (GMT)
wacky - July 8, 2007 02:39 PM (GMT)
Tuh kan =))
Eh kalo gitu post aja pesta impian kalian seperti apa !
jine - July 8, 2007 02:42 PM (GMT)
kesan berita terlalu detail and rada pamer. bikin ngiri org suseh
yi_shiang - July 8, 2007 02:44 PM (GMT)
jine - July 8, 2007 03:40 PM (GMT)
Kuro-kuro yeri - July 9, 2007 02:29 AM (GMT)
terima kasih terima kasih yuntuk anak DD yang memberitakan pernikahan gw yang sangat mewahhhhhhh.....
ha3. kabur ahhhh :kabur:
btw enak banget, itu pernikahan bisa habis 1 M kali, padahal kalo dikasih ke gw bisa buat 7 turunan ga abis2......... adilnya dunia iniiiiiiiiiiiiii. :hihi:
ivangun - July 9, 2007 09:12 AM (GMT)
1 M bisa buat 7 turunan ? :hhh: :ngakak:
cukup sih kalau 7 turunanmu itu cuman maem indomie tiap hari :mie:
wacky - July 9, 2007 04:14 PM (GMT)
ya...mereka punya harta, dan itu hak mereka buat menggunakan nya sesuka mereka....
Ayo pesta impian kali seperti apa nih... ?
Nook - July 10, 2007 07:18 AM (GMT)
Pesta segitu mah ga cukup cuma 1M... yang pasti bisa ngeringin lumpur di sidoardjo tuh biaya kawinnya...
Kuro-kuro yeri - July 10, 2007 08:23 AM (GMT)
1M bisa lah buat 7 turunan asalkan di kelola dengan bijak, 1 M 500juta dibuat usaha, 500 juta buat uang bernafas, kembangkan usaha dan uang 1M bisa jadi 100 M(kalau beruntung) bisa juga 1 M bisa habis ta bersisa tergantung orangnya......
Nook - July 10, 2007 09:12 AM (GMT)
Kalo di tempat gw sih 1M abis di satu minggu pertama buat bayar supplier :cry:
wacky - July 10, 2007 04:54 PM (GMT)
nggak bisa lah kalo buat bikin kering lumpur Sidoarjo mah...
@Kuro : 500 jt buat usaha yang kecil-kecil sih bisa, sekarang ini beli toko yang ukuran 2 X 3 aja bisa milliaran, itu pun bukan hak milik, hanya hak pakai.
ivangun - July 10, 2007 04:57 PM (GMT)
wew..cuman di kasih ngutang seminggu dunk ? :hhh: :ngakak:
Kuro-kuro yeri - July 11, 2007 02:01 AM (GMT)
ga harus yang muluk2 dong bos, bisnis kecilan itu modal 100 juta aja bisa kok.. kalo udah sampe beli ruko segala macem itu udah bisnis serius. dan modalnya aja pasti gede, ruko yang ukuran sedang aja gw pernah tanya sampe 750jt
ivangun - July 11, 2007 05:45 AM (GMT)
hmmm...memang so sweet sih kalau pesta pernikahan se meriah anak bos pakuwon itu :boleh:
Nook - July 11, 2007 07:21 AM (GMT)
Jadi elo kapan mau meritnya bos?
wacky - July 11, 2007 03:01 PM (GMT)
Siapa sih yang nggak kepengen bisa bikin pesta pernikahan yang heboh...nggak perlu jadi bahan pembicaraan nasional, cukup jadi bahan pembicaraan nya di kalangan temen-temen kita yang hadir di pesta kita.
Misal mereka bilang " Pesta lu T O P B G T deh, ck ck ck, hebat ya lu, hoki banget deh tuh cewe yang married ama lu :lol: "
ivangun - July 11, 2007 04:12 PM (GMT)
@nook : may...?
@wacky : hanya sekedar sanjungan yg bertahan cuman bulanan doank tapi ngabisin dana yg bisa buat idup belasan taun :ngakak:
kecuali kita memang punya rencana laen di balik pesta tsb...spt mo nge show off ke relasi bisnis dllnya :hmm:
nobiman - July 12, 2007 02:52 AM (GMT)
May? Maybe yes.. Maybe No? :hhh:
Kuro-kuro yeri - July 12, 2007 02:55 AM (GMT)
btw gw ada temen nih yang kalo bokapnya nikahin anaknya(cicik dan kokonya temen gw) bisa dipastikan 90 persen untung ... karen sumbangan melebihi dana.... tapi memang relasinya orang kaya semua...
kalo bisa untung modal gede pun ga masalah... :kocak: :devil:
blekep - July 12, 2007 03:12 AM (GMT)
ow...
pesta meriah gitu, trus setahun kemudian, para undangan na masih inget nda pesta na kaya gemana ?
Nook - July 12, 2007 04:33 AM (GMT)
Daripada pesta mendingan langsung bulan madu aja...
ivangun - July 12, 2007 12:30 PM (GMT)
| QUOTE (Kuro-kuro yeri @ Jul 12 2007, 09:55 AM) |
btw gw ada temen nih yang kalo bokapnya nikahin anaknya(cicik dan kokonya temen gw) bisa dipastikan 90 persen untung ... karen sumbangan melebihi dana.... tapi memang relasinya orang kaya semua...
|
WTF ??!! ...insexxxx ??!! :omg:
wacky - July 12, 2007 03:13 PM (GMT)
| QUOTE (blekep @ Jul 12 2007, 10:12 AM) |
ow... pesta meriah gitu, trus setahun kemudian, para undangan na masih inget nda pesta na kaya gemana ? |
Gw rasa sih masih ada kemungkinan inget....
Misal dia pergi ke pesta yang laen, mungkin dia dalam hati jadi teringat pesta super meriah yang udah pernah di hadirin kan...
Gw sendiri sampe sekarang masih inget pesta temen gw yang memberikan door price perhiasan berlian, padahal udah november tahun lalu..
ivangun - July 12, 2007 03:36 PM (GMT)
lu inget2 itu terus krn masih penasaran gak dapetin berliannya itu ya weks :hmm:
wacky - July 12, 2007 07:17 PM (GMT)
Bukan itu kok....gw cuma salut aja dia bisa mengadakan pesta seperti itu, dalam hati gw juga pengen mampu mengadakan pesta yang meriah seperti dia....
Nook - July 13, 2007 07:29 AM (GMT)
Ngapain ngasih makan orang laen dan bayar ratusan juta cuma buat acara selama 2 jam? Mendingan elo umumin aja di koran kalo elo dah merit trus pake duidnya buat beli rumah.. Beres tuh.. :devil:
Kuro-kuro yeri - July 13, 2007 08:09 AM (GMT)
bukan dalam arti inget or ga, tapi biaya pernikahan pasti tertutup ama hasil sumbangan, padahal pernikahan nya mahal juga meskipun ga sampe ber Milyar2 kaya bosnya pakuwon. mungkin karena relasi bokapnya kali ya yang kaya - kaya :devil:
Nook - July 13, 2007 08:52 AM (GMT)
Kawin ngarepin sumbangan... gimana sih anak jaman sekarang?...
ivangun - July 13, 2007 09:43 AM (GMT)
gak ada ceritanya ya...sumbangan perkawinan bisa buat nutup ongkos pestanya :-p
wacky - July 13, 2007 03:31 PM (GMT)
Emang nya mungkin ya bisa dapet keuntungan dari sana ?
ivangun - July 13, 2007 04:54 PM (GMT)
mkn aja bisa....makanannya dikit dan minumannya cuman air putih , sedangkan yg di undang harus beberapa kali lipat dari kapasitas ruang resepsinya ...ini kalau berani malu dan di sumpahin orang lho :hihi: